Ingin Bahagia di Dunia Maya

Blog, Me and I

Blog EntrySebentar Lagi Terbit (insya Allah)Nov 17, '08 7:57 PM
for everyone

Kumpulan artikelnya babeh, yang biasanya diupload ke sini: hajisunaryo.co.nr  , sebentar lagi naik cetak. Mohon doa, semoga bisa meramaikan khasanah buku religi di Indonesia, amiin..


Blog EntrySTNK (Hwaaaaaaaaaaaaaa...........)Nov 17, '08 7:39 PM
for everyone

Ternyata, udah telat 3 tahun pajaknya. Dan tanggal 30 besok, harus perpanjang pula, haaaa....

(males banget)


Blog Entry[Share] Kematian, Ikan dan Keluarga KamiNov 17, '08 6:23 PM
for everyone
(aneh, dari netbook, udah 3 hari gak bisa posting, eh pake komputer disebelahnya, bisa..)

Bismillah.
(pic. Nenek dipaling kanan)

Beberapa minggu yang lalu, kami kehilangan orang yang sangat kami cintai. Keberadaannya adalah mesin waktu. Dia bisa menceritakan banyak hal tentang kehidupan dirinya dan keluarga kami dimasa dulu, begitu memikatnya. Saya adalah orang yang tak pernah tdak, untuk tertawa terbahak-bahak ketika mendengarkan ceritanya. Dia juga sering menceritakan tingkah polah anak-keturunannya yang memang, saya sendiri menganggap, begitu uniknya.

Simple ya, kami cuma memanggilnya nenek. Tapi, kecintaan kami padanya tidak sesederhana panggilan kami padanya. Dia yang menyisihkan uang 5000an, sebagian untuk disumbangkan ke masjid, sebagian untuk anaknya. Dia yang sering menyisihkan makanan untuk dikirim kerumah kami. Dia yang selalu bercerita, dia yang masih mampu mencuci bajunya, piringnya sendiri. Dia yang masih menjaga cucu-cucunya. dia yang...



Jangan ditanya apa yang sudah kami lakukan padanya, kami pasti malu. Kami baru menyadari justru setelah kepergiannya. Kami 'hamburkan' banyak uang, justru setelah kepergiannya. Dia yang sebegitu seringnya berhutang untuk kebutuhan hariannya. Ya Allah... Allahummaghfirlahaa...

Saya mencium kening jenazahnya, berkali-kali, berkali-kali.. karena itu lebih melegakan.

___________oo000(((o)))000oo___________

Ini tentang kematian yang lain.

Ayah saya menamainya kiekouh. Si Oscar dinamakan Karso. Dua ikan ini telah menjadi bagian dari keseharian kami. Sudah pernah saya ceritakan, bahwa ibu saya (mamah), sungguh gak suka sama binatang. Kalaupun binatang pernah ada dirumah, itu biasanya karena saya merengek. Begitu seringnya saya merengek ketika kecil dulu, hingga banyak pula binatang yang pernah menetap dirumah. Burung dara, kelinci, marmut, ikan cupang, ayam, dll


(pic. Mamah dan Syamil yang lagi liburan ke Cipanas kemarin)

Tapi, si kiekou sama karso, berbeda diperlakukan oleh si mamah. Dia turut menikmati pemeliharaannya. Memberi makan harian, melambaikan tangan (yang diikuti arahnya oleh kiekou).


Hingga minggu kemarin, kami sekeluarga meninggalkan rumah, refreshing ke CIpanas. Namun tidak sempat menitipkan kedua ikan kami kepada tetangga sekitar. Alhasil, ketika saya pulang ke Jakarta, kedua binatang kesayangan kami ini, telah tersungkur di sudut aquarium, tak bergerak. Mati.



Saya, sedih. Sekuat tenaga saya kendalikan emosi, tidak berani menyalahkan siapapun. Ketika dicipanas, semua sudah saya lakukan, menelepon siapapun untuk sekedar memberi makan keduanya. Tapi, ALlah punya kehendak, Innalillah..


Sebenarnya, perasaan saya terbesar, bukan lagi tentang kehilangan kedua ikan saya. Perasaan kehilangan itu, masih mampu saya kendalikan. Namun, ada perasaan baru yang menyeruak masuk ketika saya masih dalam keadaan gemetar. Saya ingat Syamil, ingat istri, ingat ayah dan mamah saya. Saya begitu bersyukur mereka saat ini masih dalam keadaan selamat, sehat. Padahal kematian dan kehilangan itu bisa datang kapan saja. Seperti ikan-ikan kami yang belum lama ini masih bersama kami. Saya begitu dihentakkan dengan kenyataan ini. Saya sangat dipaksa untuk bersyukur.

Terima kasih ya Allah..


Saya begitu mencintai keluarga saya, jaga mereka ya Allah..


Tadi, simamah yang masih di cipanas saya telepon. Dia bercerita, bahwa beberapa kali bermimpi, kedua ikan kami hidup kembali. Saya bisa merasakan, dia begitu kehilangan. Tapi saya lebih merasakan empati beliau kepada 'sesuatu yang saya miliki'. Tak bisa dipungkiri, walaupun kedua ikan itu kami rawat bersama, tapi tetaplah saya yang paling merasa memilikinya. Ikan itu saya yang beli, saya yang rawat, dll. Sikap mamah, bikin saya merasa sangat dicintai. Bukankah itu berarti si mamah juga mencintai saya ??


Tahukah, apa yang dikatakan istri saya tentang kehilangan ini ? Dia berkata, "ya udah, nanti beli ikan yang lain lagi yaa.."


Subhanallah, padahal, dia salah satu orang yang menentang ketika saya pengen beli si kiekou dulu. Saya tau dia gak begitu suka dengan binatang piaraan dirumah. Tapi lihatlah sikapnya, dia menawarkan saya untuk memiliki ikan lagi. Lihatlah empatinya pada saya, sungguh, saya begitu merasa dihargai, disayangi. Dan itu melipat gandakan kecintaan saya padanya, pada istri saya, pada mamah saya, pada ayah saya, pada Syamil (yang juga menawarkan saya untuk memelihara arwana)..


Ya Allah, terima kasih atas kematian ini. Yang dengannya, Kami begitu merasa saling menyayangi. Robbii, Sayangilah kami...


Blog EntryJangkrik dan BelalangOct 31, '08 12:54 PM
for everyone

Seru kayanya, kalo kita bisa menikmati hidup. Dan lebih seru kayanya, kalo kita bisa  menjadikan hal-hal disekitar kita menjadi bagian dari kenikmatan hidup kita. Saya memang punya hobi pelihara binatang. Dari mulai burung, ayam, ikan, pernah saya pelihara. Entah kenapa, ketika didepan rumah ada yang jual jangkrik, saya tertarik. Dan pikiran saya melambung ke belasan tahun yang lewat. 

Saya pernah punya jangkrik, kalo gak salah ketika saya SD atau SMP dulu. Kami (saya dan teman-teman) gak menganggap jangkrik yang kami miliki sekedar jangkrik biasa, tapi jangkrik yang istimewa. Makanya, kami sempat kasih makan daging sama jangkrik kami.

Itulah serunya, memang hanya sekedar jangkrik. Binatang hitam dengan bentuk menyerupai kecoa sebesar 3 cm. Tapi sikap kami mengistimewakan sang jangkrik, bikin 'hidup lebih hidup'. Apasih bedanya punya jangkrik sama punya ikan koi. Kalau bisa merasakan kepuasan yang sama, tentunya saya lebih memilih jangkrik. 

Akhirnya saya beli jangkrik yang djual didepan rumah. Malem pertama, suaranya nyaring sih, tapi gak konstan. Jarang-jarang. Duh, besok paginya hilang.. hiks, tapi alhamdulillah, malemnya itu jangkrik hinggap di pangkuan ayah saya yang lagi dzikir. Dan, hupla, ketangkep lagi. Hari itu berbarengan dengan hari dimana si agung (usianya dibawah syamil), anaknya angku Buyung, disunat, dan, believe or not, dia disunat gak sama dokter, alias, sama jin, hehehe.. 

Kejadiannya tiba2 aja, maghrib2 si agung disuruh masuk ke rumah, trus dimandiin, ketika dimandiin, ehh.. ternyata tititnya udah kesunat. Bersih. Subhanallah..

Btw, di cipanas sana, kebun kami kedatangan belalang. Intruksi si bunda, aku tangkeplah si belalang dan teman2nya, 6 ekor, karena gak tega untuk di bantai, akui pikir aku piara aja deh. maka aku masukin toples, trus dikasih udara dengan melubangi plastik dibagian atas. TRus, aku ajak Syamil mempelajari anatomi belalang, berapa jumlah kakinya? makanynya apa, kotorannya kaya gimana, warnanya apa, dll (gambar diatas adalah gambar belalang kami).

Mau cerita juga, Syamil dah aku bawain jangkri dari jakarta, kami kasih nama ujang. Kalo kata si bunda, si ujang ini genit. Emang bener sih, dia berbunyi kalo kami deketin atau kami ajak bicara. Seperti ketika Syamil pamit mau ke Jakarta, "Jang, aku kejakarta dulu yaa.. krik krik", lalu dijawab sama si Ujang, "krik, krik krik.." Beneran loh,  Amazing, si Ujang yang mencengangkan.

(saya lagi cari fotonya si Ujang, kayaya kemaren sempet difoto deh..)


Blog EntrySyamil QuotesOct 31, '08 12:50 PM
for everyone

"Itu ambulan buat bawa uyut ke kuburan ya?"

bukan, uyut dibawa pake kurung batang

"Dengerin Syamil ya, uyut pake kurung batang, trus dimasukin ke ambulan!!"

"Kenapa uyut meninggal?"

karena, setiap yang bernyawa pasti meninggal, abi meninggal, syamil juga akan meninggal.

coba, kenapa uyut meninggal? (ngetes ceritanya)

"Karena nyawanya dicabut sama Allah" (loh kok beda jawabannya)

kamu yang ngajari jawaba  itu bun? : gak tau deh, lupa.

"bunda romantiss deh.."

"abi ganteeeng banget.."

"Laa taghdab falakal Jannah, jangan marah bagimu syurga. Emang bunda mau masuk neraka ??!! Kenapa marah ?! Makanya jangan marah sama Syamill..."

Ahh.. seandainya ingatan saya sekuat einstein atau saya jago nulis kaya Helvi Tiana Rosa, pasti gak cuma ini yang tercatat. Biarlah, kesannya begitu kuat kok di hati kami. Menjadi bunga setiap rindu kami, padanya.. 


Blog EntrySweet MemoriesOct 25, '08 1:55 AM
for everyone

Biar gak hilang kisah kemarin :D

Seperti biasa, saya harus mengunjungi istri dan Syamil tercinta pada setiap libur setiap minggunya. Perjalanan panjang sekitar 3 jam itu, saya lalui dengan aman dan lancar, alhamdulillah. 

Hanya saja, agak gamang ketika langkah sudah berada di UKI. Parkir motor ditempat penitipan, lantas seperti ada yang kurang.. hm, saya mengingat-ingat ..

Ah, ternyata ada yang ketinggalan. Saya sudah menjanjikan membawa Jangkrik untuk dijadikan kejutan (baca:hadiah) buat Syamil. Dan itu dijanjikan sudah dari hari-hari sebelumnya. Terbayang wajah Syamil, kecewakah nantinya ? Kembali ke rumah untuk mengambil jangkrik, aduh.. nggak jauh sih, tapi jalur nya muter2.

Lantas kepikiran, untuk mengganti hadiahnya dengan hal lain, yang mungkin bisa saya temui.Mumpung masih di UKI, masih banyak pedagang kaki lima. Alhamdulillah, di atas jembatan ada yang jual ayam2an, yang bisa bergerak dengan cara memutar tungkainya. Untung juga, harganya masih terjangkau. cuma Rp 5000,- Sempat memilih, anak ayam atau kura2 ??? Sudahlah, saya pilih aja mainan anak ayamnya. Tawakkal.. :D

Sesampainya di CIpanas, seperti biasa Syamil berteriak menyambut saya, "Abbiiii..", Dan seperti biasa juga saya sambut dan peluk, juga saya angkat Syamil tinggi2. Sebagai pelampiasan rasa kangen yang sedemikian besarnya. Saya cium dan berucap berkali-kali: "Ada yang kangen sama Syamil, tau gak siapa ??", lalu dijawab: "Abii...," sambil ketawa.

Hahaha, alhamdulillah, menyenangkan ...

"Aku punya kejutan buat Syamill.."

"Apa bi, apa bi, jangkrik ya.."

hmm, mulai deg dega-an..

"Untung abi bawa jangkriknya, kalo ngga, Syamil kelitikin.." deg deg deg..

Lalu, biar gak histeris karena yang saya janjikan gak kebawa, saya tenangkan dulu Syamil. Setelah dia tenang, baru saya berujar:"Jangkriknya, gak kebawa sayang.. maaf ya, tapi, abi bawa kejutan lainnya..."

Lalu saya keluarkan mainan anak ayam, alhamdulillah, Syamil bisa terima dan gak dijadikan masalah sama sekali, alhamdulillah..

Lalu, gimana dengan sambutan sang Bunda? Seperti biasa, saya langsung ditawarkan makan, tentu saja saya terima, perjalanan melewati puncak yang dingin, bikin laparrr..

Lantas, cerita berikutnya tentang bermain DOra di netbook saya, juga belajar membaca. Keesokan harinya berburu belalang, kami dapat 5 ekor, lalu kami masukkan ke toples. :D

___

Ketika mau pulang, Syamil membisikkan sesuatu kepada saya: "Abi, kalo kesini lagi jangkriknya dibawa ya.."

Iya, insya Allah sayang..


Blog EntrySyamil Pacarnya AndienAug 17, '08 9:20 PM
for everyone
Seperti biasa, Jum'at malam, selepas dari kantor, saya langsung menuju sebuah kota impian. Dimana timbal teratasi, udara begitu segarnya. Dimana jalanan kadang masih dihiasi sama kotoran kuda dan menanam bukanlah hobi melainkan jati diri. SUasana hijau. Dari mulai lepas Jakarta hingga ke kota itu. Kalo teman saya bilang, nama kotanya Ci-Hot, atau Cipanas .

Saya bahkan begitu menikmati perjalanannya. Dari mulai Kp. Rambutan, Ciawi, Puncak hingga ke tempat dituju. Makanya, saya selalu berusaha mendapatkan duduk disebelah jendela, biar bisa melihat keluar .

Dan beralihlah kita kecerita tentang Syamil. "Syamil pacarnya Andien," katanya pada sebuah kesempatan kepada bundanya (mamahnya ). Saya yang lagi tidur2an, ketawa-ketiwi sambil mikirin apa tindakan yang tapat atas pertanyaan Syamil ini. Pertanyaan dilanjutkan: "Mamah pacarnya ayah ya.." (janggalkan dengernya? mamah-ayah). Saya gak begitu denger jawaban bundanya. Hanya saja, sepertinya saya dapat ide untuk mengatasi hal ini.

Pernah gak denger ungkapan, bahwa "Anak kecil gak pernah salah." Setiap tindakan mereka adalah refleksi dari apa yang mereka ketahui. Eksplorasi, trial error, dll. Maka, yang menentukan semua hal itu salah atau benar, adalah penanganan orang tua atau pengasuhnya. Berbicara kasar (goblok, bego, anjing, dll), bertindak kasar, memecahkan perabotan, menumpahkan air dalam gelas, dll. Maka, dengan menyadari akan hal itu, saya tidak lagi berpikiran bahwa tindakan Syamil salah. Atas hal apapun, hingga mungkin ketika dia berusia 4 atau 5 tahun.

Pada postingan yang lalu-lalu, saya pernah ceritakan kalo Syamil pernah 'sangat Nyaman' berbicara kasar. Duh, padahal saat itu lagi ada rapat DPRa PKS. Saya yang kelimpungan, menasehati berkali-kali. Untunglah, masa itu berhasil dilewati. Kasus anak didepan rumah, ucapan2 kasar itu menjadi kebiasaan, sampe orang rumahnya kelimpungan. Innalillah, semoga masa itu cepat mereka lewati.

Kembali ke Syamil, saya berikan pemahaman, "Ayah pacar bunda loh, bunda juga pacarnya ayah. Tapi, pacaran itu setelah ayah sama bunda menikah." Ah, lega deh punya penjelasan kaya begitu. Semoga jawaban itu cukup logis untuk Syamil pahami. Saya gak perlu jelaskan kalau pacaran itu lebih dekat kepada zina, dll. Kalo penjelasannya kepanjangan, takut malah membosankan hingga akhirnya diabaikan. CUkup dia tahu, pacaran itu dilakukan setelah pernikahan. Saya gak perlu menjelasan kepadanya tentang pernikahan karena dia dah tau tentang hal itu.

"Syamil udah nikah kan sama Andien, Syamil jadi papanya, Andien jadi mamahnya. Nikah bohongan... Jadi Syamil boleh pacaran dong sama Andien..?!"


Blog EntrySyamil yang Independent.Aug 13, '08 8:13 AM
for everyone
Saya pernah bilang ke istri saya yang sholihat itu, kalo saya suka sekali Syamil memanggilnya dengan sebutan bunda, karena kata 'bunda' itu identik dengan kelembutan, kebijaksanaan dan bukan panggilan umum di masyarakat Jakarta. Maka, jadilah Syamil yang memanggil ibunya dengan sebutan bunda di awal-awal dia bisa bicara.

Lalu, sebuah peristiwa mengubah kebiasaan itu. Awalnya, saya mengajak keluarga untuk berbuka puasa bersama dengan teman-teman pengajian saya yang juga membawa keluarganya. Acara perkumpulan itu tentunya menjadi ajang pertemuan anak-anak kami. Nah, kebanyakan anak-anak itu, memanggil ibu mereka dengan panggilan 'Ummi'. Dan entah diawali insiden apa, anak-anak yang sedang beramin dikamar itu memanggil-manggil (berteriak) orang tua mereka: "UMMII... ABIII, UMMII... ABIIII..."

Semenjak insiden itu, Syamil jadi memanggil si bunda dengan sebutan Umi, dan memanggil saya dengan sebutan Abi. Padahal tadinya dia kami ajarkan untuk manggil ayah loh. Bahkan pada percakapan-percakapan kami, sibunda masih sering memanggil saya Ayah, dan saya juga memanggilnya dengan sebutan bunda. Tapi Syamil tak bergeming..

Waktu berputar, Syamil sekarang berada di Cipanas. Alasan saya kalo ditanya, kenapa syamil dipindahkan ke Cipanas ?: "Saya menyelamatkan Syamil dari karbondioksida."
Kalo disini, saya gak tau insiden awalnya apa, yang pasti, seakrang Syamil meamnggil siBunda dengan panggilan 'MAMAH'. Glek, sibunda kacau begitu wajahnya denger syamil manggilnya mamah. "Mil, panggil ummi aja ya, jangan panggil mamah ?!" Tapi Syamil tetap dengan pendiriannya. Sayapun terasa geli mendengar sibunda dipanggil Mamah. Mamah ? hehehe... gak kebayang banget deh.

Tapi, saya gak mau menjegal Syamil dan inisiatifnya. Biar aja dia dengan pegalaman-pengalamannya. Entah sampai kapan, dan entah dengan panggilan apa lagi.


Blog EntryKalo Syamil Gak Mau Belajar..Aug 13, '08 7:53 AM
for everyone
mumpung lagi pengen nulis.

Saya inget beberapa malam lalu, ketika Syamil kami suguhkan lembaran-lembaran yang harus dikerjakannya darisekolah. Hehehe, kesian juga sih, makanya saya gak memberikan perintah untuk belajar. Saya takut, uacpan² bernada perintah malah menjadikan dia trauma negatif sama yang namanya belajar. Padahal, seharusnya belajarkan jadi sesuatu yang mengasyikan, menyenangkan. Saya gak mau doktrin 'belajar itu menyebalkan' yang pernah nempel dikening saya ketika saya kecil dulu, menular ke Syamil. Kesian, karena doktrin tidak bertanggung jawab, banyak anak yang milih main atau nonton tv gak jelas.

Ada 3 lembar, lembar pertama (1) melingkari buah-buah yang kulitnya kasar. (2) Lalu, lembar mewarnai, dan terakhir (3) lembar menempelkan kertas di atas gambar.

Saya harus memilih salah satu, maka saya pilih lembar pertama, melingkari buah yang kulitnya kasar.

Saya buka meja belajarnya, dan membiarkan syamil yang marah² gak jelas sambil masuk kamar. Seingat saya dia berteriak, "Syamil gak mau belajar!!!" Saya tau kok karakter Syamil, semakin ditekan, dia akan semakin melawan. Semakin dilarang, rasa ingin tahunya semakin besar. 3 kali rasanya, Syamil berteriak menyatakan dia gak mau belajar sambil membanting (menutup) pintu kamar.

Maka saya tidak menekannya, bahkan saya tidak bicara apa². Si bunda menyerahkan keadaan saat itu kepada saya. Saya cuma mengangkat tangan, mengisyaratkan kepadanya untuk menghampiri saya dengan gerakan yang memberikan pesan: gak usah takut. lalu berkata pelan: "Syamil, sini.."

Syamil tetap berteriak dan menutup (baca:membanting) pintu. Saya cuma tersenyum. Bundanya menerka-nerka apa yang akan terjadi selanjutnya. Sayamah tenang aja, saya tau kok anak saya gimana, hehehe...

Benar aja, akhirnya dia membuka pintu kamar, dan tersenyum, seingat saya dia berkata: "Iya deh, Syamil mau mewarnai."

Saya dan si bunda tersenyum. Bahkan kami tak perlu berteriak, mengancam, dll. Kami hanya berusaha memberikan tempat yang tenang, nyaman dan aman. Ketika Syamil sudah merasa mendapatkan tempat seperti itu, maka dengan sendirinya dia berminat untuk belajar. Belajarnya anak balita loh ya... paling mewarnai, melingkari, iqro, dll.

Terima kasih semua bunda yang telah memberikan ilmu kepada saya dan istri, tentang cara menghadapi sibuah hati. Jangan tanya saya bunda mana, saya juga lupa. Pokoknyamah,  Jazakillah katsir.

Blog EntryCerita Apa Ya..Aug 13, '08 7:29 AM
for everyone
Kalo mampir ke blognya ibu-ibu, atau ke multiplynya bapak², saya bisa betah berlama-lama. Kadang, jadi alasan saya untuk tetap menghadap monitor dan tidak melakukan aktivitas lain. Setiap keluarga adalah syurga. Syurganya ilmu, syurganya pengalaman, syurganya pengetahuan, syurganya kesabaran. Saya belajar banyak pada setiap postingannya. Semakin dalam konsentrasi saya dalam membaca, bibit hayal dan cita² tertanam seamkin banyak. Saya mau punya kesabaran seperti itu, saya mau punya kegigihan semacam itu, saya mau menikmati kebersamaan dengan keluarga sehangat itu. Saya mauu...

Begitu peningnya ketika kepala dihadapkan pada sekotak tivi itu, begitu menyedihkannyakah kehidupan didunia. Hingga anak umur sembilan bulan sudah teraniaya dengan sundutan rokok disekujur tubuhnya. Ancaman sang anak untuk membunuh ibunya, kumpulan keluarga bodoh yang sebegitu naifnya menghadapi permasalahan dunia, innalillah.. 

Untunglah, kehidupan kerja saya tidak sedemikian sibuknya. Saya masih punya banyak waktu (dan diizinkan tentunya) untuk berselancar didunia maya ini. Silaturahmi ke blog-blog keluarga yang begitu nyamannya. Damai dan bahagianya. Si ibu yang selalu berusaha belajar untuk kebahagiaan dan kebaikan anaknya. Sang ayah seorang karyawan yang berusaha memberikan waktunya untuk keluarga. Si anak yang membantu keluarganya dalam mewarnai dunia, dengan segala polah keriangannya, subhanallah, alhamdulillah..

Kelak, energi kebaikan ini akan tertular kedalam kehidupan rumah tangga saya, insya Allah, amiin.. Semoga para teladan rumah tangga itu diberikan keistiqomahan selalu, sehingga percik-percik cinta pada keluarga selalu menyegarkan kehidupan rumah tangga muslim di era global yang panas ini :D

Kamis, 26 Juni 2008
Kemarin malam, saya dan beberapa teman dari Majelis budaya Rakyat (MBR) bertemu kembali. Agenda pertemuan kali ini membahas, apakah Film Sang Murabbi akan diputar terlebih dahulu di bioskop atau dalam bentuk VCD/DVD.

Setelah mempertimbangkan beberapa hal, hampir bisa dipastikan Film Sang Murabbi : Mencari spirit Yang Hilang, tidak akan diputar di bioskop terlebih dahulu.

Apa kendala utamanya? Jelas masalah dana. Karena jika Film Sang Murabbi akan diputar di bioskop membutuhkan dana yang besar.

Angkanya sedikit di bawah Satu eM (Hmmm.. saya menulis angka ini dengan menghela nafas yang cukup dalam). Jika tidak ada investor yang berani berjihad untuk dakwah, yang tidak hanya memikirkan keuntungan materi semata, mana bisa kami mendapatkan biaya untuk memblow up Film Sang Murabbi dari format Digital menjadi format Layar lebar.

Lalu, terobosan apa yang bisa dilakukan? Saya dan teman-teman bersepakat, kepada Ikhwan wal akhwat fillah rahimmakumullah yang berminat untuk menonton Film Sang Murabbi, kami menawarkan untuk membeli VCD/DVD Film Sang Murabbi secara indent atau memesan terlebih dahulu. Harga yang kami tawarkan ;

Untuk VCD sebesar Rp.30.000,-
Sedangkan untuk DVD sebesar Rp. 60.000,-
(Mudahan-mudahan ini tidak terlalu mahal, ya...)

Saya membayangkan, jika saja ada 40.000 keping VCD yang terjual atau 20.000 keping DVD yang terjual, Insya Allah, Film Sang Murabbi akan bisa diproses agar dapat diedarkan di bioskop. Mimpi? Bukan! Ini hanyalah doa dan harapan agar ada perluasan dakwah melalui media film. Semoga Allah memudahkan jalan dan meridhoi niat baik ini. Amin.

Lalu bagaimana cara indent atau memesannya?

Ikhwan wal akhwat fillah, jika antum/anti memang berniat untuk membeli, dapat memesannya melalui :

E-mail : majelisbudayarakyat@yahoo.com

atau via telefon/sms ke :

Muhammad Yulius (KetUm MBR) - 0812 845 4632
Ridwan (Bagian Pengembangan Iqro Islamic centre) - 0812 954 5811
Zul Ardhia (PJ Film Sang Murabbi) - 0818 74 11 80

Setelah memesan, nanti antum/anti akan kami hubungi mengenai tekhnis pembeliannya. Dan setiap pemesan akan kami tulis nama dan kota asal serta jumlah pemesanan, sehingga akan terdata berapa jumlah VCD/DVD yang telah dipesan.

Demikianlah, ikhwan wal akhwat fillah rahimmakumullah...
Semoga Allah senantiasa menjaga kita untuk selalu tetap istiqomah di jalan dakwah ini... Amin... Allahuma Amin...

catatan :
Banyak yang bertanya, bagaimana teknis pemesanannya? Kurang lebih begini :
Silahkan antum/anti sebutkan;

Nama :
Alamat lengkap :
no telefon :

Setelah itu akan dicatat. Insya Allah, pekan depan antum/anti akan dikirimkan No Rek. Sang Murabbi (sekarang lg diurus di BSM dan BCA). Setelah antum/anti mentransfer dana sesuai jumlah pesanan VCD atau DVD, diharapkan antum mengirim bukti transfer ke no fax yang Insya Allah, pekan depan juga akan diinformasikan ke antum/anti... Insya Allah, akan diusahakan VCD/DVD dapat diterima pada tanggal 27 Juli, sehingga kita bisa serentak menonton Film Sang Murabbi pada tanggal yang bersamaan dengan pemutaran perdana Film Sang Murabbi di acara Pekan Tarbiyah yang diselenggarakan di Gelanggang Remaja Jakarta Selatan (GRJS) Bulungan. Tapi, bagi yang ingin mengambil sendiri pesanannya di acara Pekan Tarbiyah, tafadhol... Antum/Anti tinggal menunjukkan bukti transfer saja.






(JUST FORWARD ONLY, semoga jadi bukti atas kecintaan saya sama sang Ustad)
source:http://zul3.multiply.com/journal/item/15/FILM_SANG_MURABBI_PENAWARAN_UNTUK_PEMESANAN_VCD_ATAU_DVD

Blog Entry24 Alasan Kita Harus Cinta IndonesiaJun 17, '08 9:56 PM
for everyone
24 Rekor Dunia yang sampai saat ini masih dipegang Indonesia
Disamping beberapa kekurangan yang sering melekat di tanah air kita Indonesia, namun ada puluhan rekor dunia yang patut kita banggakan sebagai warga negara Indonesia karena sampai saat ini blom ada yang mampu memecahkan rekor tersebut dari Indonesia.
Berikut daftar 24 rekor dunia yang dimiliki Indonesia.

Republik Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.504 pulau (termasuk 9.634 pulau yang belum diberi nama dan 6.000 pulau yang tidak berpenghuni).
Disini ada 3 dari 6 pulau terbesar didunia, yaitu : Kalimantan (pulau terbesar ketiga di dunia dgn luas 539.460 km2), Sumatera (473.606 km2) dan Papua (421.981 km2).
Indonesia adalah Negara maritim terbesar di dunia dengan perairan seluas 93 ribu km2 dan panjang pantai sekitar 81 ribu km2 atau hampir 25% panjang pantai di dunia.
Pulau Jawa adalah pulau terpadat di dunia dimana sekitar 60% hampir penduduk Indonesia (sekitar 130 jt jiwa) tinggal di pulau yang luasnya hanya 7% dari seluruh wilayah RI.
Indonesia merupakan Negara dengan suku bangsa yang terbanyak di dunia. Terdapat lebih dari 740 suku bangsa/etnis, dimana di Papua saja terdapat 270 suku.
Negara dengan bahasa daerah yang terbanyak, yaitu, 583 bahasa dan dialek dari 67 bahasa induk yang digunakan berbagai suku bangsa di Indonesia . Bahasa nasional adalah bahasa Indonesia walaupun bahasa daerah dengan jumlah pemakai terbanyak di Indonesia adalah bahasa Jawa.
Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia. Jumlah pemeluk agama Islam di Indonesia sekitar 216 juta jiwa atau 88% dari penduduk Indonesia . Juga memiliki jumlah masjid terbanyak dan Negara asal jamaah haji terbesar di dunia.
Monumen Budha (candi) terbesar di dunia adalah Candi Borobudur di Jawa Tengah dengan tinggi 42 meter (10 tingkat) dan panjang relief lebih dari 1 km. Diperkirakan dibuat selama 40 tahun oleh Dinasti Syailendra pada masa kerajaan Mataram Kuno (750-850).
Tempat ditemukannya manusia purba tertua di dunia, yaitu : Pithecanthropus Erectus’¬ yang diperkirakan berasal dari 1,8 juta tahun yang lalu.
Republik Indonesia adalah Negara pertama yang lahir sesudah berakhirnya Perang Dunia II pada tahun 1945. RI merupakan Negara ke 70 tertua di dunia.
Indonesia adalah Negara pertama (hingga kini satu-satunya) yang pernah keluar dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada tgl 7 Januari 1965. RI bergabung kembali ke dalam PBB pada tahun 1966.
Tim bulutangkis Indonesia adalah yang terbanyak merebut lambang supremasi bulutangkis pria, Thomas Cup, yaitu sebanyak 13 x (pertama kali th 1958 & terakhir 2002).
Indonesia adalah penghasil gas alam cair (LNG) terbesar di dunia (20% dari suplai seluruh dunia) juga produsen timah terbesar kedua.
Indonesia menempati peringkat 1 dalam produk pertanian, yaitu : cengkeh (cloves) & pala (nutmeg), serta no.2 dalam karet alam (Natural Rubber) dan minyak sawit mentah (Crude Palm Oil).
Indonesia adalah pengekspor terbesar kayu lapis (plywood), yaitu sekitar 80% di pasar dunia.
Terumbu Karang (Coral Reef) Indonesia adalah yang terkaya (18% dari total dunia).
Indonesia memiliki species ikan hiu terbanyak didunia yaitu 150 species.
Biodiversity Anggrek terbeser didunia : 6 ribu jenis anggrek, mulai dari yang terbesar (Anggrek Macan atau Grammatophyllum Speciosum) sampai yang terkecil (Taeniophyllum, yang tidak berdaun), termasuk Anggrek Hitam yang langka dan hanya terdapat di Papua.
Memiliki hutan bakau terbesar di dunia. Tanaman ini bermanfaat ntuk mencegah pengikisan air laut/abrasi.
Binatang purba yang masih hidup : Komodo yang hanya terdapat di pulau Komodo, NTT adalah kadal terbesar di dunia. Panjangnya bias mencapai 3 meter dan beratnya 90 kg.
Rafflesia Arnoldi yang tumbuh di Sumatera adalah bunga terbesar di dunia. Ketika bunganya mekar, diameternya mencapai 1 meter.
Memiliki primata terkecil di dunia , yaitu Tarsier Pygmy (Tarsius Pumilus) atau disebut juga Tarsier Gunung yang panjangnya hanya 10 cm. Hewan yang mirip monyet dan hidupnya diatas pohon ini terdapat di Sulawesi.
Tempat ditemukannya ular terpanjang di dunia yaitu, Python Reticulates sepanjang 10 meter di Sulawesi.
Ikan terkecil di dunia yang ditemukan baru-baru ini di rawa-rawa berlumpur Sumatera. Panjang 7,9 mm ketika dewasa atau kurang lebih sebesar nyamuk. Tubuh ikan ini transparan dan tidak mempunyai tulang kepala.
Ternyata ada banyak juga sisi positif dari Indonesia...

Blog EntrySang Murobbi (Film)Jun 3, '08 4:17 PM
for everyone
Mencari Spirit Yang Hilang


Segera !!!



/> 

Blog Entrybelajar bareng kaka sandyMay 20, '08 6:31 AM
for everyone
ayah dan syamil sedang berada di cipanas. saat ini syamil lagi pilek, mungkin besok mau ke puskes. nah, sore ini, kami sekalian main internet sambil kaka sandy belajar bikin blog. wassalam.

*_* Ssst..tau gak siii ..? Ternyata ayah itu MENAKJUBKAN! !!!*_*



Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya,menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung pada siapapun - dan (tapi) selalu membutuhkan kehadirannya.

Ayah hanya menyuruhmu mengerjakan pekerjaan yang kamu sukai.

Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil, tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar.

Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.

Ayah selalu tepat janji! Dia akan memegang janjinya untuk membantu seorang teman, meskipun ajakanmu untuk pergi memancing sebenarnya lebih menyenangkan.

Ayah akan tetap memasang kereta api listrik mainanmu selama bertahun-tahun, meskipun kamu telah bosan, karena ia tetap ingin kamu main kereta api itu.

Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi bermain dengan teman-teman mereka.karena dia sadar itu adalah akhir masa kecil mereka.

Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil (mengandungmu), tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat revisi.

Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan bahkan diapun bisa meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil, seperti mengapung di atas air setelah ia melepaskanya.

Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu kamu mencarinya.

Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-temanmu dia tampak lucu dan menyayangi.

Ayah sulit menghadapi rambutnya yang mulai menipis....jadi dia menyalahkan tukang cukurnya menggunting terlalu banyak di puncak kepala (*_~).

Ayah akan selalu memelihara janggut lebatnya, meski telah memutih, agar kau bisa "melihat" para malaikat bergelantungan di sana dan agar kau selalu bisa mengenalinya.

Ayah selalu senang membantumu menyelesaikan PR, kecuali PR matematika terbaru.

Ayah lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur hidup.

Ayah benar-benar senang membantu seseorang... tapi ia sukar meminta bantuan.

Ayah terlalu lama menunda untuk membawa mobil ke bengkel, karena ia merasa dapat memperbaiki sendiri segalanya.

Ayah di dapur. Membuat memasak seperti penjelajahan ilmiah. Dia punya rumus-rumus dan formula racikannya sendiri, dan hanya dia sendiri yang mengerti bagaimana menyelesaikan persamaan-persamaan rumit itu. Dan hasilnya?... .mmmmhhh..." tidak terlalu mengecewakan" (^_~). Ayah akan sesumbar, bahwa dirinyalah satu- satunya dalam keluarga yang dapat memasak tumis kangkung rasa barbecue grill. (*_~).

Ayah mungkin tidak pernah menyentuh sapu ketika masih muda, tapi ia bisa belajar dengan cepat.

Ayah sangat senang kalau seluruh keluarga berkumpul untuk makan malam...walaupun harus makan dalam remangnya lilin karena lampu mati.

Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk membuatmu senang tapi tidak takut.

Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu dibahunya, ketika pawai lewat.

Ayah tidak akan memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi ia tidak akan tidur semalaman. Siapa tahu kamu membutuhkannya.

Ayah menganggap orang itu harus berdiri sendiri, jadi dia tidak mau memberitahumu apa yang harus kamu lakukan, tapi ia akan menyatakan rasa tidak setujunya.

Ayah percaya orang harus tepat waktu. karena itu dia selalu lebih awal menunggumu di depan rumah dengan sepeda tuanya, untuk mengantarkanmu dihari pertama masuk sekolah

AYAH ITU MURAH HATI..... Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa yang kamu butuhkan.... .

Ia membiarkan orang-orangan sawahmu memakai sweater kesayangannya. ....

Ia membelikanmu lollipop merk baru yang kamu inginkan, dan ia akan menghabiskannya kalau kamu tidak suka.....

Ia menghentikan apasaja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu ingin bicara...

Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar spp mu tiap semester, meskipun kamu tidak pernah membantunya menghitung berapa banyak kerutan di dahinya....

Bahkan dia akan senang hati mendengarkan nasehatmu untuk menghentikan kebiasaan merokoknya.. ..

Ayah mengangkat beban berat dari bahumu dengan merengkuhkan tangannya disekeliling beban itu....

Ayah akan berkata "tanyakan saja pada ibumu" ketika ia ingin berkata "tidak".

Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam ketika anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin

Dan diapun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika anak lelakinya kepregok menghisap rokok dikamar mandi.

Ayah mengatakan "tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal kamu sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan"

Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah ketika dia melihatmu melakukan sesuatu persis seperti caranya....

Ayah lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri....

Ayah hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu pergi merantau meningalkan rumah, karena kalau dia sampai memeluk mungkin ia tidak akan pernah bisa melepaskannya.

Ayah mengira seratus adalah tip..; Seribu adalah uang saku..; Gaji pertamamu terlalu besar untuknya...

Ayah tidak suka meneteskan air mata .... ketika kamu lahir dan dia mendengar kamu menangis untuk pertama kalinya, dia sangat senang sampai-sampai keluar air dari matanya (ssst..tapi sekali lagi ini bukan menangis). Ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu untuk mengusir rasa takutmu...ketika kau mimpi akan dibunuh monster... tapi.....ternyata dia bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang malam, ketika anak gadis kesayangannya di rantau tak memberi kabar selama hampir satu bulan.

Kalau tidak salah ayah pernah berkata :" kalau kau ingin mendapatkan pedang yang tajam dan berkwalitas tinggi, janganlah mencarinya dipasar apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai besinya. begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu,jika kau ingin mendapatkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada Yang Menciptakannya"

Untuk masadepan anak lelakinya Ayah berpesan: "jadilah lebih kuat dan tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak wanita yang lebih baik dari ibumu , berikan yang lebih baik untuk menantu dan cucu-cucuku, daripada apa yang yang telah ku beri padamu"

Dan Untuk masadepan anak gadisnya ayah berpesan: "jangan cengeng meski kau seorang wanita, jadilah selalu bidadari kecilku dan bidadari terbaik untuk ayah anak-anakmu kelak! laki-laki yang lebih bisa melindungimu melebihi perlindungan Ayah, tapi jangan pernah kau gantikan posisi Ayah di hatimu"

Ayah bersikeras,bahwa anak-anakmu kelak harus bersikap lebih baik daripada kamu dulu....

Ayah bisa membuatmu percaya diri... karena ia percaya padamu...

Ayah tidak mencoba menjadi yang terbaik, tapi dia hanya mencoba melakukan yang terbaik....

Dan terpenting adalah... Ayah tidak pernah menghalangimu untuk mencintai Tuhan, bahkan dia akan membentangkan seribu jalan agar kau dapat menggapai cintaNya, karena diapun mencintaimu karena cintaNya.

Dan untuk semua yang sedang merindukan Ayah, ssssssssttt. ..! Tau gak siii? Ternyata ayah itu benar-benar MENAKJUBKAN


Blog EntryNasehat Warren Buffet utk Anak MudaMay 9, '08 12:04 PM
for everyone



Blog EntryKecerdasan vs KetekunanApr 25, '08 8:38 AM
for everyone
Mana yg lebih utama, kecerdasan atau ketekunan? Untuk kasus di kita, Indonesia, saya kok melihat ada salah terjemah dari kata kecerdasan ini. Padahal kecerdasan ini begitu dipuja di Indonesia. Benarkah salah tafsir?

Orang Indonesia sering berkata "bekerjalah dengan
smart", atau "dng upaya sedikit hasil optimal", dst.
Tapi yg muncul dipermukaan, orang kita malah
mengartikannya "seneng ngakalin", nggak ikut prosedur,
lebih suka ngomong daripada kerja, atau mengambil
keuntungan disetiap kesempatan.

Entah konsepnya yg salah diartikan oleh orang kita,
atau konsep itu tidak cocok dng kebudayaan kita, yg
jelas fenomena yg muncul seperti itu.

Kita sering baca di koran, hampir setiap niat baik
selalu ada penyimpangan, seperti subsidi orang miskin,
bantuan beras murah, selalu ada yg memanfaatkan, yg
jangan-jangan dalih oknum yg bekerja menyimpang itu
"bekerja dng smart", atau "dng usaha sedikit hasil
optimal" Dan seringkali oknum tersebut orang yg
berpendidikan tinggi.

Untuk kasus Indonesia, khususnya untuk pendidikan
anak, saya lebih setuju pada konsep lama, yaitu
ketekunan dibandingkan kecerdasan. Ide ini saya
peroleh ketika melihat bgm pendidikan dasar di Jepang
dilakukan.

Menurut pengamatan saya, pendidikan anak di Jepang
(preschool dan SD) menekankan ketekunan, kecerdasan,
dan kreatifitas, dng ketekunan menduduki porsi
terbesar. Anak yg dilahirkan kurang cerdas, tidak
lantas dianggap jelek, tapi terus dilatih ketekunannya
dengan berbagai metode pelatihan kreativitas.
Sedangkan anak yang cerdas akan terus dibimbing dng
metode kreatifitas yg lebih cepat. Tapi semua
basic-nya sama, yaitu ketekunan.

Anak kelas 1 SD diwajibkan menguasai buku diantaranya
mengenal binatang, memelihara tanaman, dan membuat
aneka mainan dari barang bekas. Anak SD kelas 1
mempunyai proyek memelihara tanaman. Setiap hari harus
dilihat dan dicatat (dng metode sederhana). Kemudian
ada presentasi dari anak tsb thd perkembangan
tanamannya.

Anak SD kelas yg lebih tinggi disuruh memelihara
hewan, seperti katak, ulat, ikan, dsb. Mereka juga hrs
mencatat dan mempresentasikannya.

Artinya disini anak dilatih ketekunan untuk memelihara
sesuatu. Saya memandang kecerdasan sbg kecepatan daya
tangkap anak. Setahu saya, guru SD di Jepang sangat
cerewet masalah ilmu pengetahuan dasar, penjelasan
dari guru thd suatu fenomena mengalir begitu banyak
dan informatif.

Artinya, anak yg lebih cerdas tentunya akan lebih
memahami penjelasan gurunya, misalnya fenomena kenapa
ulat berubah jadi kupu-kupu dibandingkan dng yg kurang
cerdas. Tetapi sekali lagi disini, setiap anak telah
menjalani treatment yg sama dlm hal ketekunan sbg
basic skill anak. Mereka telah dilatih untuk mampu
memelihara tanaman/hewan dng baik.

Di perguruan tinggi anak Jepang sudah terlatih untuk
tekun dan bekerja dng durasi lama, dan mereka tidak
berorientasi hasil dan tidak ingin dapat hasil yg
cepat/instan. Prof-nya akan selalu menekankan hal itu.
"Hasil kerja yang baik perlu waktu dan proses".

Kalau dia cerdas dia akan bisa menurunkan teori dari
penelitiannya, atau membuat penemuan baru. Yang kurang
cerdas dia masih mampu melakukan prosedur penelitian
dng baik, walaupun analisisnya biasa-biasa saja. Namun
data hasil penelitian dia tetap dapat dipakai sebagai
data oleh peneliti yg lain.

Dampak yg terlihat di kehidupan sehari-hari secara
umum setiap orang di Jepang akan taat peraturan dan
prosedur, dan tidak terpikir oleh mereka untuk
mengakali prosedur, mereka tidak tergesa2, kemudian
mereka juga menyadari bahwa kecerdasan tanpa ketekunan
adalah nol besar.

Berdasarkan pengamatan saya, orang terpelajar Jepang
tidak suka ngomong, atau jadi analis untuk menunjukkan
kecerdasannya. Orang Jepang biasanya bilang, hasil
penelitian saya menunjukkan hasil begini (jadi ada
proses ketekunan + kecerdasan), bukan hanya kecerdasan
saja. Orang Jepang lebih suka menuliskan hasil
penelitiannya daripada mengomongkannya. Sehingga tidak
heran setiap pertemuan tahunan para peneliti suatu
bidang, berbagai dosen, mahasiawa, R&D industri dan
pemerintah, selalu menyempatkan hadir untuk
menyampaikan hasil penelitiannya.

Untuk setiap bidang keahlian tiap konferens ini bisa
mencapai ratusan bahkan sampai ribuan partisipan.
Mereka dibagi ruang2 yg sangat banyak dng waktu
presentasi yg singkat, baik oral presentasi (10 menit
presentasi + 5 mnt tanya jawab) maupun poster (total 5
menit), saking banyaknya peserta.

Orang Jepang bisanya sangat hati-hati dalam bicara,
terutama mengenai hal yg bukan bidangnya, atau dia
belum pernah melakukan risetnya.

Tapi di Indonesia, saya sering lihat orang yang suka
mengakali prosedur, bangga jika bekerjanya sedikit,
ngomong hal yg bukan keahliannya, lebih suka bicara
daripada bekerja, menyanggupi pekerjaan yg bukan
keahliannya, dsb.

Apakah ini lahir karena kebanyakan para orang tua,
lebih bangga jika anaknya disebut cerdas, sehingga
tidak perlu melalui proses yang panjang, tapi bisa
menguasai ilmu dng cepat? Atau para orang tua yg
mengganggap kecerdasan itu nomor satu. Sehingga
ketekunan bisa diperoleh nanti belakangan?

Yang jelas sampai sekarang kita, Indonesia, belum
menjadi negara industri yg disegani.


http://asepsofyan.multiply.com

Blog EntryPKS (lagi-seru-seruny..!!)Apr 24, '08 3:52 AM
for everyone
Selasa, 22 April 2008
Penjelasan Fraksi PKS DPR RI Sekitar Isu Gratifikasi


Beberapa hari belakangan marak sekali pemberitaan di Media Massa baik cetak maupun elektronik terkait pengembalian dana gratifikasi oleh Anggota Fraksi PKS. Pemberitaan tersebut memicu reaksi pro dan kontra dari berbagai kalangan.

Untuk itu Fraksi PKS merasa perlu memberikan klarifikasi agar semua pihak memiliki kejelasan informasi akan pemberitaan tersebut dan memiliki pijakan dalam menilai proses hukum maupun dinamika politik yang terjadi berikutnya.

1. Undang-Undang No 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi dalam Pasal 12 B ayat 1 menyebutkan bahwa Setiap gratifikasi kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dianggap pemberian suap, apabila berhubungan dengan jabatannya dan yang berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya, dengan ketentuan sebagai berikut:
a. yang nilainya Rp 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) atau lebih, pembuktian bahwa gratifikasi tersebut bukan merupakan suap dilakukan oleh penerima gratifikasi;
b. yang nilainya kurang dari Rp 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah), pembuktian bahwa gratifikasi tersebut suap dilakukan oleh penuntut umum.

2. Selanjutnya Pasal 12 C Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 B ayat (1) tidak berlaku, jika penerima melaporkan gratifikasi yang diterimanya kepada Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

3. Dalam uraian ayat selanjutnya disampaikan bahwa gratifikasi wajib dilaporkan paling lambat 30 hari kerja setelah diterima. Setelah itu KPK akan menetapkan apakah gratifikasi tersebut menjadi milik negara atau tidak bernilai suap sehingga bisa menjadi milik penerimanya.

4. Berdasarkan ketentuan undang-undang di atas, Fraksi PKS secara konsisten mewajibkan setiap anggotanya untuk melaporkan setiap hadiah baik berupa uang maupun benda lainnya yang diberikan dalam rangkaian tugas kedewanan kepada KPK. Sebelum melapor ke KPK anggota yang bersangkutan dihimbau untuk melakukan koordinasi dengan Fraksi.

5. Kordinasi yang dilakukan oleh Fraksi PKS sejatinya merupakan bentuk tugas dan kewajiban Fraksi sebagaimana yang termaktub dalam tata tertib DPR untuk melakukan optimalisasi dan keefektifan tugas, wewenang serta hak dan kewajiban DPR itu sendiri.

6. Bahwa kewajiban Anggota merujuk pada Undang-Undang nomor 20 Tahun 2001 tersebut adalah melaporkan setiap gratifikasi yang diterima kepada KPK, bukan mengungkapkan siapa yang memberikan gratifikasi tersebut apalagi ke publik.

7. Sikap tersebut diambil agar tidak terkesan pelaporan yang dilakukan oleh Fraksi PKS memiliki motif tertentu yang lebih bersifat politis.

8. Dalam proses penyelidikan lebih lanjut, KPK akan membutuhkan informasi mengenai identitas pemberi gratifikasi. Dalam hal ini, setiap Anggota Fraksi PKS akan bekerjasama dengan memberikan keterangan sejelas-jelasnya perihal pemberi gratifikasi tersebut sebaik-baiknya sejauh terhadap hal-hal yang secara nyata didengar, dilihat maupun diketahui secara langsung oleh Anggota Fraksi PKS (pelapor gratifikasi).

9. Bahwa laporan gratifikasi yang diberikan oleh Anggota Fraksi PKS kepada KPK, sudah puluhan kali dilakukan dan telah berlangsung jauh hari sebelum kasus dugaan gratifikasi yang menimpa Sdr. Al Amin Nasution diuangkap oleh KPK maupun media massa, dan kasus tersebut tidak ada hubungannya secara langsung dengan upaya-upaya yang dilakukan oleh Anggota-Anggota Fraksi PKS untuk melaporkan gratifikasi.

10. Kalaupun saat ini terkesan di media massa bahwa Fraksi PKS tidak mau membuka data-data yang diketahuinya maka perlu Kami tegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. Baik secara nurani maupun kewajiban hukum PKS siap membantu aparat penegak hukum khususnya KPK untuk kelancaran proses penyelidikan maupun penyidikan kasus-kasus korupsi. Namun PKS juga sadar tidak mungkin memberikan keterangan tanpa data maupun hal-hal yang secara pasti diketahuinya demi menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Demikian penjelasan Fraksi PKS ini Kami sampaikan agar dapat kiranya dipahami dan menjadi penguat komitmen Kita semua segenap bangsa Indonesia, untuk bersama-sama memperjuangkan Indonesia yang lebih baik dan leibh bermartabat.


Jakarta, 22 April 2008
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS)
DPR RI
Ketua,

ttd

Drs. Mahfudz Siddiq, M.Si




Rabu, 23 April 2008
PKS Laporkan Gratifikasi Rp 1,9 Miliar, Mana Partai Lain?



Jakarta - DPR sedang disorot. Kasus-kasus yang menjurus korupsi tumbuh subur di lembaga tinggi negara yang berkantor di kawasan Senayan, Jakarta ini. Diyakini banyak anggota DPR yang menerima gratifikasi. FPKS harus diapresiasi karena telah mengembalikan gratifikasi Rp 1,9 miliar. Tapi, mana partai lain?

Data yang didapatkan detikcom dari KPK, hingga saat ini ada 57 laporan mengenai gratifikasi yang diterima anggota DPR. Ironisnya, 57 laporan ini hanya berasal dari 4 parpol, yaitu PKS, Partai Golkar, PDK, dan PKB. Anggota-anggota DPR dari partai-partai lainnya belum melaporkan adanya gratifikasi.

Dari empat parpol yang melaporkan gratifikasi itu, PKS melaporkan gratifikasi paling besar Rp 1,9 miliar. Sementara Partai Golkar yang memiliki anggota DPR lebih banyak hanya melaporkan Rp 15,8 juta, PDK Rp 5 juta, dan PKB hanya Rp 1 juta.

Menurut Humas KPK Johan Budi, gratifikasi itu tidak hanya diterima anggota DPR dari perjalanan dinas ke daerah berupa uang. "Ada yang dikembalikan ke KPK dalam bentuk tiket pesawat, parcel, barang pecah belah, dan sebagainya," jelas Johan.

Johan menjelaskan dari 57 laporan itu hanya 17 persen yang ditindaklanjuti KPK ke penyelidikan dan penyidikan. "Sekitar 10 laporan-lah. Sebab, kita mempertimbangkan barang bukti awal yang kuat adanya dugaan anggota DPR lainnya yang juga menerima gratifikasi yang sama," jelas Johan. Sayang, Johan tidak mau menyebutkan 10 anggota DPR yang laporannya ditindaklanjuti itu.

Sementara itu, hari ini, Rabu (23/4/2008), Ketua Komisi IV Ishartanto diperiksa KPK. Pemeriksaan ini terkait pemberian gratifikasi yang diperoleh rombongan Komisi IV saat kunjungan ke daerah. Dua hari lalu, anggota FPKS Djaluluddin Asy-Syatibi juga diperiksa terkait hal ini. Djaluluddin-lah yang melaporkan gratifikasi Rp 30 juta ke KPK seusai berkunjung ke Bintan. Anggota DPR lain kok tidak melaporkan? ( ary / asy )

http://pk-sejahtera.org




Pages:12345678
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design - Copyright © 2005 sonnenvogel.com All rights reserved.